Morninroutine – Konsol PlayStation 2, sebuah ikon yang tak lekang oleh waktu, telah melahirkan segudang mahakarya yang membentuk lanskap industri game modern. Dari platformer inovatif hingga JRPG epik dan third-person shooter yang mendebarkan, warisannya terus menginspirasi generasi developer baru. Meskipun era kejayaannya telah berlalu, dampaknya tetap terasa, menjadikan banyak judul PS2 klasik sebagai pilar budaya yang masih relevan dan layak dimainkan hingga kini.
Namun, di antara lautan judul yang dirilis, tak terhindarkan ada permata tersembunyi yang luput dari perhatian. Beberapa bahkan nyaris tak terjangkau, dengan cakram fisiknya yang kini dibanderol harga selangit di pasar barang bekas, sementara harapan akan remaster terasa seperti mimpi di siang bolong. Untungnya, sebuah kejutan manis datang dari salah satu hidden gem PS2 tahun 2005 yang nyaris terkubur waktu. Sebuah remaster tak terduga muncul, entah bagaimana, tanpa banyak gembar-gembor, padahal ini adalah berita besar bagi para penggemar setia.

Kembalinya Sebuah Mahakarya Terlupakan dari PS2
Meski mungkin tidak masuk daftar "game PS2 terbaik sepanjang masa," sebuah judul dari tahun 2005 yang sempat menuai pujian kritikus dan menarik perhatian signifikan dari penggemar, kini kembali setelah 21 tahun menghilang dari peredaran. Kebangkitannya menambah panjang daftar game PS2 yang mendapatkan remaster di tahun 2026, sebuah tren yang tak lagi mengejutkan mengingat betapa gemarnya para publisher menghidupkan kembali judul-judul lawas. Apakah ini murni upaya pelestarian atau sekadar strategi memancing nostalgia para penggemar fanatik untuk berinvestasi kembali?
Dalam kasus ini, game yang dimaksud adalah My Merry May with be, sebuah kompilasi dengan judul yang cukup membingungkan dari tahun 2005. Paket ini menggabungkan My Merry May (2002) dan My Merry Maybe (2003). Game pertama dalam kompilasi ini awalnya dirilis untuk Dreamcast sebelum akhirnya hadir di PS2, dengan ambisi menjadi bagian dari trilogi. Namun, ketika jelas bahwa trilogi penuh tidak akan terwujud, My Merry Maybe hadir sebagai penutup seri, dan kompilasi ini menyatukan keduanya dengan beberapa peningkatan tiga tahun kemudian.
Baik My Merry May, My Merry Maybe, maupun My Merry May with be adalah eksklusif Jepang dan tidak pernah mendapatkan terjemahan resmi ke bahasa Inggris. Namun, kabar baiknya, kedua game ini, melalui kompilasi tersebut, kini secara resmi tersedia untuk pertama kalinya di Barat, berkat MAGES. Inc. yang memboyong My Merry May with be ke Steam. Satu-satunya "kisi-kisi" yang mungkin sedikit mengganjal adalah: game ini masih sepenuhnya dalam bahasa Jepang. Bayangkan sebuah harta karun yang akhirnya ditemukan, namun kuncinya masih tersembunyi di balik bahasa asing. Ini berarti Anda harus memahami bahasa Jepang untuk bisa menyelami alur ceritanya.
Sungguh disayangkan bahwa remaster dari kompilasi asli ini tidak menyertakan terjemahan bahasa Inggris, terutama mengingat kedua game ini adalah visual novel yang sangat bergantung pada teks untuk menyampaikan narasi. Meskipun demikian, melihat pengalaman yang nyaris terlupakan ini di-remaster dan di-port ke perangkat keras modern adalah langkah yang patut diapresiasi untuk melestarikan dan memperkenalkannya kepada audiens baru. Siapa tahu, ini hanyalah permulaan dari gelombang kebangkitan klasik PS2 lainnya? Semoga saja mahakarya PlayStation 2 lainnya yang terlupakan akan mendapatkan perlakuan serupa.
Tentang Penulis: Tom Wilson adalah Penulis Fitur Gaming di esportivonews.com. Selama lima tahun terakhir, Tom telah berkarya sebagai Editor-in-Chief di The Game Crater, Penulis Staf untuk GamingIntel, Penulis Daftar di TheGamer, dan, tentu saja, sebagai Penulis Senior di esportivonews.com. Tom memiliki pengalaman luas dalam menulis ulasan, panduan, berita, dan fitur, serta pernah bertanggung jawab atas tim penulis, melatih, dan mengedit karya mereka. Tom lulus dengan gelar Master di bidang Jurnalisme Multimedia dan sejak itu terus membangun portofolio karyanya di bidang jurnalisme game.







































