DualSense PS5 Lisa: Desain Baru, Gamer Terbagi Dua!

Karlina

Karlina

DualSense PS5 Lisa: Desain Baru, Gamer Terbagi Dua!

Morninroutine – Di tengah gejolak perubahan strategi bisnis yang signifikan, Sony tampaknya tetap teguh pada komitmennya untuk memanjakan para gamer dengan perangkat keras inovatif. Sebuah kontroler yang mumpuni adalah jantung dari setiap sesi bermain game, penentu antara pengalaman imersif yang tak terlupakan atau frustrasi yang memecah konsentrasi. Kenyamanan ergonomis, estetika visual yang memukau, dan fitur canggih seperti umpan balik haptik imersif dari DualSense, semuanya adalah elemen krusial yang wajib dipertimbangkan dalam setiap rilis.

Bukan rahasia lagi jika Sony kerap meluncurkan edisi khusus kontroler DualSense yang bertepatan dengan rilis game-game blockbuster. Namun kali ini, raksasa gaming tersebut mengambil langkah berani dengan menggandeng ikon global, Lisa dari BLACKPINK, dalam sebuah kampanye PlayStation 5 berskala dunia. Kolaborasi lintas industri ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas game dan K-Pop, menandai pergeseran menarik dalam strategi pemasaran perangkat keras gaming.

DualSense PS5 Lisa: Desain Baru, Gamer Terbagi Dua!
Gambar Istimewa : static0.srcdn.com

Lisa, yang dikenal sebagai rapper, penyanyi, penari, dan aktris papan atas dari grup fenomenal BLACKPINK, kini melebarkan sayapnya ke dunia gaming melalui kemitraan masif dengan Sony. Hasilnya? Sebuah kontroler nirkabel DualSense edisi terbatas yang didesain langsung oleh sang bintang. Ini bukan sekadar tempelan merek, melainkan sentuhan personal dari seorang seniman yang juga mencintai dunia game, memberikan perspektif baru tentang bagaimana selebriti dapat berinteraksi dengan media interaktif.

Mengutip pernyataan Lisa, "Bermain game adalah sesuatu yang saya lakukan saat punya waktu untuk bersantai, jadi bisa menciptakan koleksi ini bersama PlayStation sangatlah menarik. Saya sangat senang menambahkan detail-detail kecil yang saya tahu akan dikenali oleh penggemar saya, dan saya ingin para penggemar memiliki sesuatu yang bisa mereka hubungkan. Saya selalu suka mengekspresikan diri melalui musik dan fashion, jadi kolaborasi ini memberi saya cara baru untuk menjadi kreatif dan menunjukkan sisi lain dari diri saya. Saya harap semua orang menikmatinya seperti saya." Kontroler DualSense edisi khusus ini menampilkan desain Chroma Pearl yang elegan, dihiasi decal poni dan mata ikonik Lisa pada touchpad, lengkap dengan bintang-bintang khasnya dan inisial ‘LL’. Ini adalah perpaduan sempurna antara gaya dan identitas, menjadikannya lebih dari sekadar periferal, melainkan sebuah pernyataan.

Bagi para kolektor dan penggemar yang tak sabar, kontroler Lisa Limited Edition ini akan tersedia dalam jumlah terbatas mulai 30 Oktober. Anda bisa mendapatkannya langsung dari PlayStation atau melalui pengecer yang berpartisipasi dengan harga $84.99 USD / ¥12,480 (termasuk pajak) / €84.99 / £74.99. Catat tanggalnya: pra-pemesanan akan dibuka pada 2 Oktober pukul 10 pagi waktu setempat, selama persediaan masih ada. Ini adalah kesempatan emas untuk memiliki sepotong sejarah kolaborasi budaya pop dan gaming.

Namun, seperti halnya setiap rilis besar di dunia game, respons dari komunitas tidak selalu seragam. Setelah pengumuman kolaborasi ini di platform X (sebelumnya Twitter), para penggemar dengan cepat membanjiri kolom komentar dengan beragam opini. Beberapa menyambut baik, terutama mengingat diskusi panas seputar keputusan Sony untuk lebih fokus pada rilis game digital di masa depan. "Lisa memilih momen terburuk untuk bermitra dengan Sony. Kasihan dia. Setidaknya, kontrolernya fisik," tulis seorang pengguna, menyoroti pentingnya produk fisik di tengah pergeseran digital yang semakin masif. Pengguna lain menambahkan, "Saya tidak akan meremehkan produknya. Cukup keren. Saya senang kita masih bisa mendapatkan kontroler fisik dan bukan yang digital." Ini menggarisbawahi nilai sentimental dan praktis dari perangkat keras fisik yang masih sangat dihargai oleh sebagian besar gamer.

Namun, tidak semua pihak terkesan. Seorang pengguna mengungkapkan kekecewaannya dengan tajam, "Sekali lagi, Sony gagal mendengarkan penggemar mereka dan menghadirkan sesuatu yang tidak diminta siapa pun. Ditambah lagi, ini hanya kontroler putih polos dengan stiker di touchpad." Komentar ini mencerminkan sentimen bahwa Sony mungkin masih ‘mengabaikan gajah di dalam ruangan’ terkait isu-isu yang lebih mendesak bagi komunitas, seperti ketersediaan game fisik atau inovasi perangkat keras yang lebih mendalam. Kendati demikian, bagi Anda penggemar Lisa yang ingin menambahkan sentuhan personal dari idola Anda ke pengalaman bermain PS5, kontroler Lisa Limited Edition ini adalah kesempatan yang tak boleh dilewatkan. Sebuah artefak langka yang mungkin akan menjadi buruan para kolektor, sekaligus pengingat akan era kolaborasi unik di industri game yang terus berevolusi.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar