Morninroutine.com – Kabar mengejutkan sekaligus melegakan datang bagi para penggemar saga fantasi epik karya Robert Jordan. Setelah kekecewaan mendalam akibat pembatalan serial televisi The Wheel of Time di Prime Video, sebuah titik terang akhirnya muncul. Para penggemar yang merasa cerita mereka "digantung" tanpa penyelesaian yang layak, kini memiliki harapan baru untuk mendapatkan penutup yang memuaskan pada tahun 2027 mendatang.
Keputusan Amazon untuk menghentikan produksi serial ini setelah tiga musim memang sempat memicu kontroversi. Mengadaptasi 14 novel utama karya Jordan bukanlah perkara mudah. Dunia yang luas dengan intrik politik, nubuat kuno, hingga pertempuran melawan Dark One membutuhkan ruang narasi yang sangat masif. Sayangnya, versi layar kaca hanya mampu menyentuh sebagian kecil dari mitologi tersebut, meninggalkan karakter ikonik seperti Rand al’Thor, Moiraine, hingga Egwene dalam perjalanan yang belum tuntas.

Namun, alih-alih melalui layar televisi, dunia The Wheel of Time akan kembali bangkit melalui medium yang berbeda. Sebuah proyek ambisius bertajuk War of the Dragon: The Wheel of Time telah dikonfirmasi akan hadir pada tahun 2027. Ini merupakan adaptasi permainan papan (board game) resmi pertama yang diangkat dari saga fantasi legendaris tersebut.
Dikembangkan oleh Dire Wolf, permainan strategi ini menjanjikan cakupan cerita yang jauh lebih luas dibandingkan serial televisi yang sempat gagal. Jika serial TV terbentur durasi dan anggaran, War of the Dragon justru merangkul seluruh materi dari ke-14 novel utama. Pemain akan merasakan langsung ketegangan konflik antara Cahaya dan Kegelapan, mulai dari peristiwa jatuhnya Stone of Tear hingga mencapai puncak pertempuran terakhir, Tarmon Gai’don.
Dalam permainan ini, nasib dunia berada di tangan para pemain. Mereka akan mengendalikan karakter-karakter utama, memimpin pasukan, serta mengelola wilayah sambil menavigasi manuver politik yang rumit. Mekanisme permainan seperti kontrol area dan pembangunan tableau dirancang untuk menerjemahkan kompleksitas buku ke dalam pengalaman strategi meja yang mendalam.
Munculnya proyek ini memicu diskusi menarik bahwa mungkin The Wheel of Time sebenarnya lebih cocok diadaptasi ke dalam dunia permainan daripada televisi. Adaptasi layar kaca sering kali terpaksa melakukan kompromi yang menyakitkan, seperti memangkas karakter penting atau menggabungkan alur cerita demi mengejar durasi. Sebaliknya, format permainan memberikan fleksibilitas bagi pemain untuk menjelajahi skala dunia yang luas tanpa harus merasa kehilangan detail penting.
Bagi para kolektor dan pemain di seluruh dunia, War of the Dragon dijadwalkan mulai didistribusikan melalui Kickstarter pada paruh pertama 2027, disusul dengan rilis ritel internasional. Kehadiran proyek ini tidak hanya memberikan penutup bagi cerita yang sempat terputus, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan gim video kelas AAA di masa depan.







































