Final Fantasy di Game Pass: Mana yang Terbaik?

Karlina

Karlina

Final Fantasy di Game Pass: Mana yang Terbaik?

Morninroutine – Bagi para gamer, terutama penggemar JRPG, nama Final Fantasy sudah seperti mantra sakti. Eksistensinya abadi, bahkan jika Square Enix sedang rehat dari seri utama, Final Fantasy XIV tetap hidup, spin-off terus bermunculan, dan remaster serta remake tak pernah berhenti. Tak heran, Final Fantasy selalu hadir di Xbox Game Pass. Mari kita urai, dari yang "kurang" hingga yang "paling" memukau.

Final Fantasy II: Eksperimen yang Memecah Belah

Final Fantasy di Game Pass: Mana yang Terbaik?
Gambar Istimewa : static0.srcdn.com

Banyak yang enggan menyentuh trilogi orisinal, apalagi setelah Final Fantasy IV hadir dengan kualitas yang jauh lebih baik. Namun, tiga game pertama ini tetap layak dicoba. Final Fantasy II mencoba meningkatkan taruhan dengan intro yang lebih mendesak dan ancaman yang lebih nyata. Sistem peningkatan stat-nya juga unik, di mana stat naik seiring dengan pengalaman bertarung.

Sistem ini, mirip dengan junction mechanic di Final Fantasy VIII, menuai pro dan kontra. Ada yang suka kebebasan untuk mengutak-atik karakter, ada pula yang frustrasi karena harus grinding. Masalahnya, sistem ini terikat erat dengan senjata. Jika kamu menemukan senjata baru, kamu mungkin enggan menggunakannya karena efisiensi senjatamu masih rendah. Sistem yang terlalu membatasi ini membuat banyak pemain menyerah.

Meski begitu, Final Fantasy II tetap punya nilai sejarah. Game ini memulai tren cerita yang lebih kuat dan dunia yang lebih hidup. Plus, ini adalah game pertama yang memperkenalkan Chocobo!

Final Fantasy: Klasik yang Tak Lekang Waktu

Meski saya memuji Final Fantasy II, game orisinalnya jauh lebih mudah dinikmati. Alurnya lebih sederhana, tanpa banyak hambatan. Hanya saja, Final Fantasy kurang memiliki urgensi. Banyak detail lore diserahkan pada imajinasi pemain, dan kamu seolah digiring dari satu tempat ke tempat lain. Karakterisasi karakter utama dan pendukung juga belum sekuat game-game berikutnya.

Sistem kelasnya juga lebih terbatas (maklum, ini adalah awal dari franchise yang akan bertahan puluhan tahun). Namun, Final Fantasy tetaplah klasik karena suatu alasan. Alurnya lebih ringan, dan peningkatan kualitas hidup di Pixel Remaster membuatnya semakin menyenangkan.

Final Fantasy III: Titik Balik yang Terlupakan

Final Fantasy III sering disebut sebagai game Final Fantasy yang paling underrated. Meski tampilannya retro, ada banyak hal menarik di dalamnya. Square Enix melakukan koreksi besar-besaran untuk menjadikannya pengalaman yang lebih baik.

Ceritanya lebih ringkas, tanpa banyak basa-basi seperti Final Fantasy II. Meski narasi karakternya tidak terlalu kuat, kustomisasi yang luas membuatnya bersinar. Ini adalah RPG sejati.

Final Fantasy III memiliki dunia yang paling detail di antara trilogi orisinal. Ada kota kecil yang bisa dijelajahi setelah mengecilkan diri, dan airship untuk eksplorasi tanpa batas. Dunia terasa lebih hidup dan fantastis, menyiapkan elemen-elemen unik yang akan muncul di game-game berikutnya.

Di Final Fantasy III, kamu bisa melihat formula game-game berikutnya mulai terbentuk. Sistem job sudah berfungsi penuh, dan kamu bisa berganti job kapan saja. Ini adalah peningkatan tematik terbesar dalam seri ini, dan membuat perbedaan besar dalam playthrough berikutnya. Sekarang, kamu bisa bereksperimen dengan party yang berbeda sepanjang permainan.

Jika kamu memainkan Pixel Remaster di Xbox Game Pass, kamu juga bisa memanfaatkan fitur "save anywhere" yang baru ditambahkan. Ini membantu mengatasi beberapa masalah terbesar di FF3, termasuk desain labirin di dungeon terakhir.

Final Fantasy yang Pernah Hadir di Xbox Game Pass

Sayangnya, game pihak ketiga datang dan pergi di Xbox Game Pass setiap tahun. Dulu ada lebih banyak game Final Fantasy di layanan ini, tetapi sekarang hanya judul-judul di atas yang tersedia.

Dulu, ada Final Fantasy VIII dan IX yang fantastis, karena tidak sering dijual seperti game lainnya. Kamu juga bisa menyelesaikan seluruh saga Final Fantasy X dan Final Fantasy XIII di Xbox Game Pass, yang memakan waktu ratusan jam.

Final Fantasy XV adalah game yang unik, dengan ambisi yang terlalu besar. Namun, banyak yang menyukainya, dengan anime, film, dan spin-off lainnya yang berlatar di kerajaan Final Fantasy XV. Ini adalah subgenre yang lengkap dalam Final Fantasy, bahkan memiliki lebih banyak spin-off daripada 10, 12, atau 13.

Dulu, kamu bisa menghidupkan kembali seluruh era modern Final Fantasy dalam sekali jalan, lalu beralih ke Final Fantasy XIV dan XVI yang tersedia di platform saat ini. Idealnya, Square Enix akan membawa kembali game-game ini dan menciptakan one-stop shop untuk menghidupkan kembali Final Fantasy sepanjang zaman.

Secara keseluruhan, daftarnya cukup bagus, tetapi seperti halnya Xbox Game Pass, game akan masuk dan keluar seiring berjalannya waktu. Bagi penggemar Final Fantasy, mereka sudah terbiasa menunggu sesuatu kembali.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar