Morninroutine – Dunia Red Dead Redemption, dengan narasi mendalam dan karakter ikonisnya, telah memikat jutaan pemain. Namun, muncul perdebatan sengit mengenai potensi kelanjutan kisah ini. Dan Houser, salah satu pendiri Rockstar Games, mengungkapkan kekhawatiran bahwa Red Dead Redemption 3 dapat merusak warisan dua game sebelumnya.
Dalam podcast Lex Fridman, Houser menyatakan bahwa berbeda dengan seri GTA yang setiap judulnya berdiri sendiri, Red Dead Redemption memiliki alur cerita yang kohesif dalam dua game. Ia khawatir kelanjutan seri ini justru akan terasa "lebih menyedihkan" jika tidak mampu mempertahankan kualitas narasi yang sama. Meskipun demikian, Houser meyakini Rockstar akan mulai mengerjakan Red Dead Redemption 3 setelah GTA VI selesai.

Pendapat Houser memicu diskusi hangat di kalangan penggemar. Beberapa setuju bahwa cerita Red Dead Redemption sudah lengkap dan tidak perlu dilanjutkan. Mereka khawatir Rockstar akan memaksakan cerita baru yang tidak sesuai dengan gaya dan kualitas yang sudah ada.
"RDR1 ditulis tanpa memikirkan RDR2. Ceritanya kohesif karena penceritaan yang sangat baik di RDR2. Dengan penulis yang baik, mereka pasti bisa membuat game ketiga dan membuatnya cocok dengan alur cerita keseluruhan," komentar seorang pengguna Reddit.
Namun, ada juga yang berpendapat bahwa masih banyak potensi cerita yang bisa dieksplorasi dalam dunia Red Dead Redemption. Mereka menyarankan agar Rockstar mengambil pendekatan yang berbeda, seperti menceritakan kisah yang terjadi jauh sebelum peristiwa Red Dead Redemption pertama, misalnya pada era Gold Rush.
"Teruslah mundur ke masa lalu. Red Dead harus mencakup semua era kereta kuda. Saya tidak butuh keterikatan cerita dengan dua lainnya," kata yang lain.
Terlepas dari perdebatan mengenai masa depan seri ini, Red Dead Redemption 2 tetap menjadi mahakarya yang bisa dinikmati berulang kali. Warisan dua game pertama sudah sangat kuat, dan kita hanya bisa berharap Rockstar akan melakukan pekerjaan yang baik jika mereka memutuskan untuk menghidupkan kembali dunia Red Dead.
Beberapa penggemar berspekulasi bahwa Rockstar mungkin akan mencoba pendekatan yang lebih eksperimental dengan Red Dead Redemption 3, seperti menghadirkan karakter utama yang benar-benar baru atau menjelajahi tema-tema yang lebih gelap dan kompleks. Ada juga yang berharap Rockstar akan meningkatkan kualitas grafis dan gameplay secara signifikan, memanfaatkan teknologi terbaru untuk menciptakan pengalaman bermain yang lebih imersif.
Apapun yang akan dilakukan Rockstar, satu hal yang pasti: ekspektasi para penggemar sangat tinggi. Red Dead Redemption 3 harus mampu memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan oleh dua game sebelumnya, atau bahkan melampauinya. Jika tidak, risiko mengecewakan jutaan penggemar dan merusak warisan seri ini sangat besar.






