Edgerunners: Ending Baru yang Mengoyak Hati Fans!

Karlina

Karlina

Edgerunners: Ending Baru yang Mengoyak Hati Fans!

Morninroutine – Dunia Cyberpunk: Edgerunners kembali mengguncang emosi para penggemar dengan pengumuman ending baru yang resmi, meskipun hanya hadir dalam kolaborasi tak terduga. Anime yang dirilis pada tahun 2022 ini telah sukses besar, tidak hanya memperkaya semesta Cyberpunk 2077 yang terinspirasi dari TTRPG Cyberpunk 2020, tetapi juga meninggalkan jejak mendalam di hati para pemain. Bahkan, elemen-elemen dari anime seperti jaket David dan shotgun Rebecca telah diintegrasikan ke dalam Cyberpunk 2077, memungkinkan pemain merasakan langsung warisan para karakter ikonik ini. Berita ini datang dari Bruno Yonezawa, seorang Penulis Senior Gaming untuk esportivonews.com, yang telah malang melintang di dunia jurnalisme game selama lebih dari satu dekade.

Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler berat untuk anime Cyberpunk: Edgerunners dan alur cerita kolaborasi terbaru dengan sebuah RPG.

Edgerunners: Ending Baru yang Mengoyak Hati Fans!
Gambar Istimewa : static0.srcdn.com

Kisah pilu Edgerunners masih membekas kuat di benak penggemar, terutama dengan iringan lagu "I Really Want to Stay at Your House" dari Rosa Walton yang semakin mengiris hati. Musim pertama anime ini memang berakhir dengan konklusi yang definitif dan menyakitkan. Kita semua menyaksikan Rebecca hancur di tangan Adam Smasher saat berusaha melindungi sisa kru, dan kemudian David mengorbankan diri demi keselamatan Lucy, menghadapi tentara bayaran teratas Arasaka. Puncaknya, Lucy akhirnya mencapai mimpinya mengunjungi Bulan, namun sendirian, dihantui oleh bayangan David yang seharusnya menemaninya dengan gembira. Sebuah akhir yang menguras air mata untuk kisah yang tragis, meninggalkan lubang menganga di hati para penonton.

Namun, semesta Cyberpunk memang tak pernah berhenti mengejutkan. Berkat kolaborasi yang sebelumnya telah diumumkan namun tetap tak terduga dengan Wuthering Waves, sebuah babak baru dalam kisah Edgerunners kini terbuka. Kolaborasi ini memperkenalkan alur cerita baru yang berpusat pada beberapa karakter utama anime, yang berinteraksi dengan Rover, protagonis Wuthering Waves.

Dalam kolaborasi ini, setelah berhasil mengalahkan ancaman dari Arasaka dan bahkan menumbangkan Adam Smasher (sebuah momen yang terasa sangat memuaskan, terutama karena Rebecca dari Cyberpunk: Edgerunners turut serta, memberikan kita gambaran tentang "ending yang lebih baik" untuknya), Lucy, Rebecca, dan Rover melanjutkan perjalanan ke Bulan. Dan di sanalah, di tengah keheningan kosmik, mereka menemukan David. Adegan yang terjadi selanjutnya adalah impian setiap penggemar yang menjadi kenyataan: Rebecca bergegas memeluk David, lalu mendorongnya ke arah Lucy. David berlari mendekat, dan Lucy langsung memeluknya erat, seolah waktu tak pernah berlalu.

Meskipun ending alternatif untuk Cyberpunk: Edgerunners ini hanya bersifat kanon dalam semesta Wuthering Waves, reuni David dan Lucy adalah momen yang sangat dinantikan dan pasti akan sangat dihargai oleh para penggemar anime. Justru fakta bahwa reuni ini tidak terjadi di anime-lah yang membuat kisah aslinya begitu kuat dan berkesan. Ending baru ini, di satu sisi, menghangatkan hati, namun di sisi lain, juga mengoyak hati Anda menjadi berkeping-keping. Mengapa? Karena Anda tahu persis bahwa inilah yang seharusnya terjadi, tetapi tidak pernah terwujud dalam narasi utama. Namun, kesempatan untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan karakter-karakter luar biasa ini, bahkan dalam realitas alternatif, adalah pengalaman yang tak ternilai. Ini adalah bukti bagaimana sebuah kolaborasi game dapat menawarkan penghiburan dan "apa-jika" yang sangat dibutuhkan, mengisi kekosongan emosional yang ditinggalkan oleh akhir cerita yang brutal.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar