Panggilan Ash: Dark Souls Kembali, Tapi Beda!

Karlina

Karlina

Panggilan Ash: Dark Souls Kembali, Tapi Beda!

Morninroutine – Para ksatria tak berapi, bersiaplah! Kabar mengejutkan datang dari kedalaman kegelapan yang tak berujung: Dark Souls, franchise legendaris yang dikenal dengan tingkat kesulitan brutal dan narasi mendalamnya, secara resmi akan kembali. Namun, jangan terburu-buru menyalakan api unggun harapan untuk Dark Souls 4 yang telah lama diidamkan. Kebangkitan kali ini datang dalam bentuk yang tak terduga, membuka lembaran baru di alam semesta yang kita cintai.

Perdebatan sengit mengenai Dark Souls 4 mungkin tak pernah padam di kalangan komunitas gamer, namun peluangnya untuk menjadi kenyataan di layar konsol tampaknya semakin tipis. Trilogi Dark Souls dari FromSoftware secara luas dianggap oleh para penggemar dan pengembangnya sebagai narasi yang utuh dan selesai, dengan Dark Souls 3 berfungsi sebagai epilog yang memuaskan bagi veteran FromSoft. Hidetaka Miyazaki, sang kreator jenius di balik franchise ini, telah berulang kali menegaskan bahwa studionya telah merampungkan kisah Dark Souls sebagai seri utama. Sejak itu, FromSoftware telah melangkah maju, melahirkan proyek-proyek ikonik baru yang secara brilian mengembangkan formula Dark Souls dengan sentuhan unik, seperti Sekiro: Shadows Die Twice, Elden Ring, dan kini proyek PvPvE yang sedang hangat diperbincangkan untuk Switch 2, The Duskbloods, yang mungkin akan meluncur akhir tahun ini.

Panggilan Ash: Dark Souls Kembali, Tapi Beda!
Gambar Istimewa : static0.srcdn.com

Meski demikian, popularitas abadi trilogi ini memastikan spekulasi tentang Dark Souls 4 takkan pernah padam. Terlebih lagi, di tengah maraknya tren remake, remaster, dan kebangkitan franchise lama di industri game, sebuah kabar mengejutkan datang: Dark Souls akan kembali melalui Dark Souls: Redemption (via Yen). Ini adalah bukti nyata bahwa semangat franchise ini masih menyala, bahkan jika bukan dalam bentuk game baru.

Pada Selasa, 22 September 2026, para penggemar dapat menyambut volume ketiga dari seri manga resmi Dark Souls: Redemption. Diterbitkan oleh Yen Press, seri ini dikarang oleh Julien Blondel dan diilustrasikan oleh seniman yang dikenal sebagai Shonen. Dark Souls: Redemption Vol. 1 – Humanity Lost pertama kali dirilis pada tahun 2024 dan langsung mendapat pujian kritis, menyajikan kisah kelam yang sangat sesuai dengan esensi franchise tersebut.

Deskripsi Volume 1 mengisahkan: "Api telah dinyalakan. Seorang wanita tanpa nama terbangun. Terbangkitkan dari makam oleh masa lalu yang tak dapat ia ingat, ia melangkah ke lanskap tandus yang asing. Sang pelindung mengikuti. Terikat oleh sumpah dan kehormatan, ia menjaganya dari bahaya yang mendekat dengan keganasan yang sama seperti ia menjaga rahasia masa lalunya. Abu Kelabu berkumpul di menara mereka, terpanggil oleh api untuk menyelesaikan tugas suci mereka. Seorang raksasa, inkarnasi kematian, bergerak di antara tulang-belulang di bawah tanah yang terluka. Dan mimpi buruk—siksaan dari era lampau—kembali untuk menuntut balas. Nasib negeri ini bergantung pada keseimbangan, saat perjalanan mereka terungkap dalam kisah Dark Souls orisinal ini!"

Seri ini berlanjut pada Juli tahun lalu dengan Redemption Vol. 2 – Bonfire, melanjutkan kisah Ira dan Aki berkat seorang pemburu hantu yang "menawarkan harapan bagi Ira dan sekutunya yang gugur. Wujud etereal Aki mendorong Ira untuk membebaskannya dari cengkeraman Blood Wyrm," hingga akhirnya, "tempat perlindungan memanggil, menjanjikan cara untuk memperbaiki apa yang telah menjerumuskan segalanya ke dalam kegelapan."

Meskipun Dark Souls: Redemption 3 belum memiliki judul resmi dan gambar sampulnya belum tersedia, detail-detail tersebut dipastikan akan diperbarui dalam beberapa bulan mendatang. Untuk saat ini, deskripsi lengkap untuk manga setebal 192 halaman yang akan datang berbunyi: "Aliansi rapuh antara seorang penjaga, seorang pengurus, dan seorang pemburu mereda di tengah kehancuran. Namun, seperti lilin melawan badai, harapan berkedip setiap saat. Di tanah terkutuk ini, harapan adalah secercah fajar yang mengusir malam. Baik itu demi tugas, keluarga, atau kelangsungan hidup—para pahlawan kita akan berbaris menghadapi angin dunia yang hilang dalam abu dan keputusasaan. Namun cahaya harapan mereka yang memudar tidak dapat menerangi setiap sudut gelap dunia. Dan di suatu tempat dalam kegelapan, sebuah perhitungan bergejolak yang datang untuk memadamkannya…"

Petualangan orisinal yang berlatar di alam semesta Dark Souls ini sangat layak untuk dijelajahi jika Anda adalah penggemar berat franchise ini dan seorang gamer Soulsborne sejati, bahkan jika manga bukan genre favorit Anda. Ini adalah bukti nyata bahwa ada potensi besar untuk kebangkitan di luar trilogi Dark Souls yang asli, dan menunjukkan bahwa seri ini masih memiliki "nyawa" setelah bertahun-tahun, meskipun dalam bentuk medium yang berbeda. Apakah kisah-kisah baru ini akan membuka jalan bagi interpretasi lore yang lebih dalam, atau bahkan, berpotensi memengaruhi arah pengembangan game di masa depan? Hanya waktu yang akan menjawab. Ini adalah kesempatan emas untuk menyelami sisi lain dari kegelapan, mungkin menemukan jawaban atas misteri yang belum terpecahkan, atau bahkan bertemu dengan karakter baru yang akan menjadi legenda.

Sumber: esportivonews.com

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar