Pokémon 30 Tahun: Port Switch Impian Segera Hadir?

Karlina

Karlina

Pokémon 30 Tahun: Port Switch Impian Segera Hadir?

Morninroutine – Para Trainer di seluruh dunia bersiap menyambut momen bersejarah: ulang tahun ke-30 franchise Pokémon! Pada 27 Februari 2026, kita akan menandai tiga dekade sejak petualangan pertama dimulai dengan rilis Pokémon Red dan Pokémon Green (yang kemudian dikenal sebagai Pokémon Blue di Barat). Ini bukan sekadar perayaan angka; ini adalah panggilan nostalgia yang menggema di benak jutaan penggemar. Dan di tengah euforia ini, satu permintaan lantang mendominasi percakapan di media sosial: hadirkan kembali mahakarya klasik ke Nintendo Switch.

Meskipun perayaan ini sudah cukup membangkitkan semangat, terutama bagi mereka yang merindukan ‘masa keemasan’ franchise ini, pertanyaan besar muncul: kejutan apa yang akan disiapkan Nintendo dan The Pokémon Company? Respons di akun X resmi The Pokémon Company terhadap postingan perayaan ini sangat jelas: para penggemar menginginkan akses ke judul-judul inti yang telah membentuk masa kecil mereka.

Pokémon 30 Tahun: Port Switch Impian Segera Hadir?
Gambar Istimewa : static0.srcdn.com

Saat ini, katalog "Nintendo Classics" di Nintendo Switch Online memang sudah menghadirkan beberapa game Pokémon, namun sayangnya, tidak ada satu pun yang termasuk dalam jajaran RPG utama yang begitu dicintai. Permintaan dari komunitas sangat lugas: hadirkan kembali petualangan klasik Game Boy dan Game Boy Advance ke platform digital Switch.

Memang, dengan kehadiran spin-off populer seperti Pokémon Trading Card Game, Pokémon Stadium, Pokémon Snap, dan Pokémon XD: Gale of Darkness yang akan datang, franchise ini sudah memiliki jejak yang kuat di NSO. Namun, bayangkan dampak luar biasa jika tiga generasi pertama—yang mencakup permata seperti Pokémon Red, Blue, Yellow, Gold, Silver, Crystal, serta remake cemerlang Fire Red dan Leaf Green, dan petualangan di Hoenn dengan Ruby, Sapphire, Emerald—ditambahkan. Ini akan menjadi ‘power-up’ yang tak terhingga bagi layanan tersebut.

Tentu saja, ada tantangan teknis yang harus diatasi. Sifat judul-judul di Nintendo Switch Online, yang sebagian besar adalah emulasi, mungkin membuat fitur transfer Pokémon antar game menjadi rumit. Contohnya, Pokémon Stadium yang hadir pada April 2023 tidak mendukung transfer data Pokémon. Apakah ini berarti Pokémon yang kita latih akan ‘terkunci’ dalam satu judul saja? Ini adalah pertanyaan besar yang mungkin memerlukan solusi inovatif dari Nintendo.

Namun, bagi banyak Trainer, isu transfer ini mungkin bukan penghalang utama. Cukup dengan kemampuan untuk menangkap, melatih, dan merasakan kembali sensasi pertarungan kompetitif ala retro sudah menjadi daya tarik yang sangat kuat untuk berlangganan dan bermain. Banyak juga yang hanya ingin menikmati kembali perjalanan epik mengumpulkan Gym Badges dan menaklukkan Elite Four. Ini tetap merupakan peluang emas yang tak boleh dilewatkan Nintendo untuk memanjakan basis penggemar setianya.

Sulit membantah bahwa bahkan penggemar kasual pun akan tergoda untuk berlangganan opsi reguler atau bahkan Expansion Pack yang lebih premium di Switch. Mengingat pasar reseller game retro yang harganya kian melambung tinggi—dengan cartridge Pokémon klasik yang kini dibanderol selangit—layanan ini menawarkan alternatif yang jauh lebih terjangkau. Meskipun fitur transfer Pokémon idealnya ada, kita harus realistis bahwa kemungkinan besar itu tidak akan terjadi, setidaknya pada awalnya.

Para pelanggan reguler akan dimanjakan dengan harta karun game Pokémon Generasi 1 dan 2, yang lebih dari cukup untuk hiburan berjam-jam. Sementara itu, bagi mereka yang memilih langganan Expansion Pack, remake Generasi 1, Fire Red dan Leaf Green, menawarkan peningkatan kualitas hidup (QoL) yang luar biasa dan fitur sistem pertarungan dari Generasi 3 yang membuat pengalaman bermain semakin mulus dan modern tanpa menghilangkan esensi aslinya.

Beberapa fitur umum dari katalog emulasi Nintendo Switch Online mungkin perlu disesuaikan. Sama seperti Luigi’s Mansion yang tidak memiliki fitur rewind, save states kemungkinan besar akan dinonaktifkan di game Pokémon untuk mencegah eksploitasi mekanik. Namun, mengingat MissingNo. yang legendaris masih muncul dalam rilis ulang digital tahun 2016, kita tidak bisa menebak apa yang akan dilakukan Nintendo. Mungkin saja, beberapa ‘bug’ yang dicintai penggemar akan tetap dipertahankan sebagai bagian dari pesona retro!

Kesempatan untuk menghidupkan kembali petualangan Pokémon klasik di Nintendo Switch Online adalah impian yang sangat dinanti. Ini bukan hanya tentang game, tetapi tentang melestarikan warisan, merayakan nostalgia, dan membuka pintu bagi generasi baru untuk merasakan keajaiban yang sama yang telah memikat jutaan orang selama tiga dekade terakhir. Nintendo, bola ada di tanganmu!

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar