Morninroutine – Bagi para veteran yang tumbuh besar dengan petualangan intergalaksi, nama Stargate SG-1 adalah sebuah legenda. Serial fiksi ilmiah kultus ini berhasil mengubah premis film tahun 1994 menjadi sebuah semesta luas yang dipenuhi peradaban alien, karakter ikonik, dan portal bintang yang memukau. Selama satu dekade penuh, dari 1997 hingga 2007, Stargate SG-1 menancapkan namanya sebagai fondasi waralaba yang melahirkan Stargate Atlantis, Stargate Universe, film, dan bahkan beberapa judul game. Namun, setelah lebih dari satu dekade, pencarian waralaba ini untuk kembali ke layar kaca live-action terasa seperti misi yang tak kunjung usai, terhambat oleh perubahan kepemilikan studio dan berbagai upaya revival yang kandas di tengah jalan, termasuk serial Amazon MGM yang diumumkan pada November 2025 namun dibatalkan sebelum produksi dimulai pada Juni 2026.
Penantian panjang untuk kembali melangkah melalui Stargate dan menyelami lini masa SG-1 akhirnya berakhir, namun dengan cara yang sangat tak terduga. Alih-alih serial televisi atau film, kembalinya Stargate SG-1 hadir dalam medium baru, lengkap dengan pergeseran genre yang mengejutkan. Sayangnya, reaksi para penggemar terhadap kembalinya "resmi" Stargate SG-1 ini cenderung campur aduk, bahkan sedikit mengecewakan bagi sebagian. Ini bukan sekadar reboot biasa; ini adalah eksperimen yang berani.

Setelah bertahun-tahun menanti, Stargate SG-1 secara teknis melakukan comeback resminya melalui Stargate: Timekeepers. Namun, game PC yang dirilis pada 23 Januari 2024 ini mengubah total format aksi-petualangan yang dikenal dari serial televisi menjadi game strategi taktis real-time yang berfokus pada elemen stealth dan kontrol skuad spesialis. Sebuah langkah yang berani, mengingat petualangan live-action terakhir tim SG-1, Stargate: Continuum, dirilis pada tahun 2008. Ini berarti Timekeepers hadir lebih dari 15 tahun setelah kisah live-action terakhir mereka. Bahkan di ranah gaming, jeda ini sangat terasa, dengan Stargate SG-1: Unleashed yang dirilis untuk mobile pada tahun 2013, menjadikan Timekeepers sebagai game Stargate besar pertama dalam hampir 11 tahun. Game ini juga secara tegas mengaitkan dirinya dengan serial aslinya, dengan cerita yang bercabang dari akhir Musim 7 SG-1. Dimulai selama Pertempuran Antartika, game ini mengikuti Komandan Eva McCain dan tim barunya melalui kampanye 14 misi orisinal yang melibatkan Goa’uld, Perlawanan Jaffa, dan Unas. Sebuah kelanjutan yang tidak biasa, dan seperti yang bisa ditebak, menuai reaksi yang sangat beragam dari komunitas, dengan beberapa penggemar yang belum yakin dengan konsepnya, sementara yang lain benar-benar menyukainya.
Sayangnya, Stargate: Timekeepers belum terbukti menjadi comeback gemilang yang diharapkan para penggemar SG-1. Game ini saat ini memiliki rating "Mixed" di Steam, dengan hanya 60% dari 198 ulasan pengguna yang terhitung bersifat positif. Angka ini menyoroti betapa memecah belahnya arah baru waralaba ini. Sebagian besar perpecahan itu berasal dari gameplay itu sendiri. Beberapa ulasan negatif di Steam mengkritik penekanan berat Timekeepers pada stealth, dengan pemain yang mempermasalahkan AI musuh, kontrol, kustomisasi yang terbatas, dan sifat misi yang cenderung "coba-coba". Beberapa kritikus berpendapat bahwa sistem stealth-nya membuat setiap pertemuan terasa lebih seperti teka-teki yang harus dipecahkan dalam urutan tertentu, daripada skenario taktis yang terbuka. Ini menimbulkan pertanyaan menarik: apakah penggemar Stargate siap untuk tantangan taktis yang lebih cerebral, atau mereka merindukan aksi tembak-menembak yang lebih langsung?
Namun, ada banyak pujian juga, terutama dari pemain yang memang sudah menikmati game sejenis seperti Commandos, Desperados 3, dan Shadow Tactics. Para peninjau positif menyoroti desain level yang cerdik, kemampuan karakter yang unik, elemen Stargate yang membangkitkan nostalgia, dan kesenangan sederhana untuk akhirnya menjelajahi semesta SG-1 lagi. Beberapa juga mengakui kekurangannya, termasuk bug dan nilai produksi yang relatif sederhana. Timekeepers mungkin menjadi revival yang lebih niche untuk Stargate, menjadi sambutan hangat bagi sebagian penggemar setia SG-1, tetapi jauh dari comeback yang diterima secara universal yang telah ditunggu-tunggu banyak orang selama bertahun-tahun. Apakah ini pertanda bahwa waralaba besar bisa bereksperimen dengan genre yang tak terduga, atau justru menunjukkan risiko besar yang menyertainya? Jika Anda tertarik untuk merasakan sendiri bagaimana rasanya memimpin skuad SG-1 dalam misi stealth taktis, Anda bisa mencobanya di Steam sekarang, seperti yang dilaporkan oleh esportivonews.com.
Stargate: Timekeepers
- Sistem: PC
- Rilis: 23 Januari 2024
- ESRB: NR
- Pengembang: CreativeForge Games
- Penerbit: Slitherine Games
- Mesin: Unity
- Genre: Strategi, Taktis







































