Morninroutine – Di tengah hiruk pikuk pengumuman game-game raksasa di TGA 2025, ada satu permata tersembunyi yang mungkin luput dari perhatian banyak gamer, namun berpotensi menjadi gebrakan terbesar di tahun 2025: Dungeons & Dragons: Warlock. Game ini, salah satu dari dua judul baru yang sedang digarap di bawah kendali Wizards of the Coast, berbagi panggung dengan Exodus yang berlatar fiksi ilmiah fantasi. Namun, bagi kami para penjelajah dunia fantasi, Warlock menjanjikan pengalaman yang jauh lebih intim dan penuh intrik, berpusat pada salah satu kelas paling karismatik dalam semesta D&D.
Sejauh ini, informasi mengenai D&D: Warlock memang masih minim, namun inti dari game ini sudah cukup untuk memicu imajinasi. Judul ini akan berfokus pada kelas Warlock, yang dalam Tabletop Role-Playing Game (TTRPG) D&D dikenal karena menjalin pakta dengan entitas kosmik atau kekuatan gelap untuk mendapatkan kekuatan magis. Ini bukan sekadar pertukaran kekuatan; ini adalah tarian berbahaya antara ambisi dan pengorbanan. Bayangkan sebuah dunia terbuka, di mana setiap pilihan pakta bukan hanya menentukan skillset karakter Anda, tetapi juga membentuk identitas moral dan takdirnya. Akankah Anda bersekutu dengan Archfey yang licik, Celestial yang penuh cahaya, atau justru entitas Elder Evil yang mengerikan? Setiap pilihan bisa membuka jalur cerita yang sama sekali berbeda.

Konsep dunia terbuka untuk D&D: Warlock memang menimbulkan pertanyaan, terutama mengingat skala dan biaya produksi game sejenis seperti Skyrim. Namun, potensi naratifnya sungguh tak terbatas. Warlock adalah kelas yang kaya akan konflik internal dan eksternal. Pakta mereka bisa bervariasi, dari perjanjian yang relatif baik hingga ikatan gelap dengan entitas dari Abyss atau Nine Hells yang menuntut tindakan-tindakan di luar batas moral. Bagaimana jika pilihan patron Anda secara fundamental mengubah misi yang tersedia, NPC yang berinteraksi dengan Anda, atau bahkan lingkungan di sekitar Anda? Ini bukan hanya tentang kekuatan, melainkan tentang harga yang harus dibayar dan bagaimana Anda menavigasi dilema moral yang tak terhindarkan di setiap sudut dunia fantasi yang luas ini.
Meskipun ada banyak video game D&D fantastis, termasuk Baldur’s Gate 3 yang fenomenal (yang dikembangkan oleh Larian Studios, bukan langsung oleh Wizards of the Coast), Warlock berpotensi menandai era baru bagi game-game berlisensi D&D yang dikelola langsung oleh WotC. Dengan potensi naratif yang tak masuk akal dan fokus pada kelas yang begitu unik, Warlock bisa menjadi sebesar dan seikonik RPG dunia terbuka lainnya. Ini adalah kesempatan bagi Wizards of the Coast untuk menunjukkan visi mereka sendiri tentang bagaimana D&D dapat diterjemahkan ke dalam medium video game, mungkin dengan penekanan pada eksplorasi naratif yang lebih dalam dan konsekuensi pilihan pemain yang lebih signifikan, bahkan mungkin membuka jalan bagi shared universe D&D di masa depan.
Wizards of the Coast belum memberikan tanggal rilis pasti, namun Dungeons & Dragons: Warlock diperkirakan akan tiba pada akhir 2027. Ini memberi tim pengembang waktu yang cukup untuk memoles visi mereka dan menciptakan pengalaman yang benar-benar imersif. Sebagai seorang penggemar berat D&D dan penjelajah dunia virtual, saya pribadi sangat menantikan detail lebih lanjut. Fokus pada Warlock saja sudah cukup untuk membuat saya bersemangat. Siapa tahu, mungkin kita akan melihat mekanika gameplay yang belum pernah ada sebelumnya, di mana setiap pakta adalah sebuah cerita, dan setiap keputusan adalah takdir yang tak terhindarkan.






