Morninroutine – Dunia game kembali berduka. Setelah rilis Batman: Arkham Shadow yang menjanjikan, harapan akan masa depan cerah bagi Arkhamverse harus pupus. Pembatalan sekuel Batman: Arkham Shadow akibat PHK massal di Meta menjadi pukulan telak bagi para penggemar. Lebih menyakitkan lagi, studio Camouflaj yang membidani game VR tersebut dikabarkan terkena imbas restrukturisasi.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Sanzaru, studio di balik Spyro Reignited Trilogy dan Asgard’s Wrath, justru yang dipercaya untuk mengembangkan sekuel Arkham Shadow sebelum akhirnya proyek ini dibatalkan. Hal ini tentu menjadi pil pahit bagi para penggemar yang menantikan kelanjutan kisah Batman di dunia Arkham yang unik dan imersif.

Kehilangan ini bukan hanya tentang satu game yang batal rilis. Lebih dari itu, kita mungkin tak akan pernah lagi menyaksikan penampilan ikonik para aktor seperti Roger Craig Smith sebagai Batman atau Elijah Wood sebagai Dr. Jonathan Crane. Batman: Arkham Shadow sendiri dikenal memiliki salah satu cerita terbaik dalam franchise Arkham.
Arkham Shadow berhasil mentransisikan formula Batman: Arkham ke VR dengan mulus. Pertarungan freeflow yang memuaskan dan mekanisme stealth ‘predator’ terasa menegangkan dari sudut pandang orang pertama. Berbeda dari game sebelumnya, Arkham Shadow tidak mengambil setting satu malam, melainkan menceritakan kisah yang lebih intim di dalam Blackgate Penitentiary.
Rentang waktu menuju ‘Day of Wraith’ memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi emosi Bruce Wayne, Harvey Dent, Dr. Jonathan Crane, Dr. Harleen Quinzel, Arnold Wesker, Lyle Bolton, dan bahkan Joe Chill. Penulisan yang apik menghadirkan nuansa dalam setiap dialog dan karakter. Kisah ini semakin kaya dengan lore dari rekaman wawancara pasien dan rune kuno Cyrus Pinkney.
Performa para aktor sangat menonjol karena dialog yang intens. Perkembangan Harvey Dent sangat fantastis sekaligus tragis. Prasangka pribadi Bruce terus diuji oleh hubungannya dengan karakter seperti Joe, Carmine Falcone, Bird, dan Ratcatcher saat ia menyamar di Blackgate.
Dengan batalnya sekuel Arkham Shadow, masa depan Roger Craig Smith sebagai Batman di Arkhamverse menjadi tidak pasti. Meskipun belum ada konfirmasi resmi tentang kembalinya para aktor dari Arkham Shadow, cuitan Smith di Twitter/X mengisyaratkan bahwa ia mungkin akan kembali memerankan peran tersebut.
Secara teknis, Roger Craig Smith memerankan empat karakter berbeda dalam Batman: Arkham Shadow: Batman, Bruce Wayne, Irving ‘Matches’ Malone, dan Shadow Batman. Elijah Wood juga memberikan penampilan yang mengesankan sebagai Dr. Jonathan Crane yang belum sepenuhnya menjadi Scarecrow. Arkham Shadow meletakkan dasar yang kuat untuk menceritakan kisah transformasinya di sekuel.
Salah satu keunggulan Arkham Shadow adalah tidak terburu-buru memperkenalkan banyak villain sekaligus. Arnold Wesker dan Woody adalah satu-satunya karakter yang sepenuhnya berubah menjadi villain ikonik (Ventriloquist dan Scarface) dalam game ini. Dr. Jonathan Crane, Dr. Harleen Quinzel, dan Harvey Dent belum sepenuhnya menjadi villain saat credit bergulir. Masih ada potensi naratif yang bisa digali dari hubungan Bruce dan Harvey sebelum Two-Face mulai beraksi.
Berdasarkan petunjuk yang ada, Poison Ivy kemungkinan besar akan menjadi villain utama di sekuel Arkham Shadow. Edward Nygma juga berpotensi muncul dengan topi bowler dan teka-teki khasnya di seluruh Gotham City.
Jika masa depan Batman: Arkham bergantung pada Rocksteady, harapan mungkin tidak terlalu besar. Meskipun mungkin saja Rocksteady sedang merencanakan cerita yang brilian, Suicide Squad: Kill the Justice League tidak memberikan banyak kepercayaan.
Seberapa jauh Suicide Squad: Kill the Justice League mengubah dan mendistorsi lore Batman: Arkham yang dibuat Rocksteady sendiri sangat mengkhawatirkan. Batman yang asli mungkin tidak dibunuh oleh Harley Quinn, tetapi Rocksteady tetap melakukan beberapa keputusan cerita yang mengerikan.
Misalnya, klon Batman bermata ungu membunuh Robin (Tim Drake). Harley Quinn digambarkan sebagai wanita yang bertobat dan menyesali hubungannya dengan Joker. Deadshot dari game sebelumnya diganti dengan impostor, dan Floyd Lawton yang ‘asli’ muncul di Suicide Squad: Kill the Justice League.
Game Batman: Arkham di masa depan yang dikembangkan oleh Rocksteady dengan setting prequel dan dibintangi oleh Roger Craig Smith akan menjadi impian yang menjadi kenyataan. Sekuel Batman: Arkham Knight yang dibintangi Roger Craig Smith juga bisa menjadi spektakuler. Namun, game apa pun yang bertugas menggantikan Batman: Arkham Knight dan Suicide Squad: Kill the Justice League akan menghadapi tantangan berat karena narasi kontroversial yang telah ditetapkan.
Detail Game:
- Sistem: [Informasi Sistem]
- Rilis: 21 Oktober 2024
- ESRB: T (Teen) – Kekerasan, Sedikit Darah, Bahasa Kasar
- Pengembang: Camouflaj
- Penerbit: Oculus
- Engine: Unity
- Franchise: Batman: Arkham
- Tanggal Rilis PC: 21 Oktober 2024







