Morninroutine – Dunia Dragon Ball baru saja menyaksikan sebuah penutup epik yang bukan sekadar akhir, melainkan gerbang menuju era baru yang berani. Penggemar veteran maupun pendatang baru pasti akan terkejut dengan apa yang baru saja terjadi di Dragon Ball Xenoverse 2, sebuah game yang telah menemani kita selama bertahun-tahun. Update cerita terakhir ini, yang secara resmi mengakhiri saga panjangnya pada 8 Juli 2026, tidak hanya membawa karakter klasik dengan sentuhan segar, tetapi juga meletakkan fondasi untuk masa depan waralaba yang tak terduga, bahkan di luar ranah anime yang akan segera hadir dengan dua proyek baru.
Plot Twist yang Mengguncang Alam Semesta Digital

Berita ini datang dari laporan yang diungkap oleh ComicBook, yang menyoroti sebuah cutscene pasca-kredit tersembunyi setelah klimaks update terbaru Xenoverse 2. Dalam adegan krusial ini, sang Future Warrior, bersama dengan wujud baru Goku yang dikenal sebagai Ultra Supervillain Quelled, berhasil mengalahkan Fu dan bentuk alternatifnya, Future’s Doom. Namun, yang terjadi selanjutnya adalah sesuatu yang tak terduga: Fu, sang ilmuwan jenius sekaligus antagonis utama yang telah lama menjadi duri dalam daging Time Patrol, mengalami pencerahan. Ia melihat kebenaran, mengakui kesalahannya, dan secara mengejutkan memutuskan untuk menghentikan sepak terjangnya sebagai supervillain.
Dari Musuh Bebuyutan Menjadi Sekutu Tak Terduga
Adegan pasca-kredit ini memperlihatkan Fu meminta "eksperimen terakhir" – sebuah perjalanan ke masa depan untuk menyaksikan hasil dari kekalahannya. Setelah melihat masa depan yang cerah dan damai berkat intervensi Future Warrior, Fu menyatakan rasa terima kasihnya dan secara resmi bergabung sebagai sekutu Future Warrior dan Time Patrol. Supreme Kai of Time sendiri kemudian muncul, mengutus Future Warrior dan Fu untuk bekerja sama dalam misi baru. Ini adalah perubahan dinamika yang monumental; setelah bertahun-tahun intrik dan konflik melawan sang ilmuwan jahat, ancaman dari Fu tampaknya telah sirna, digantikan oleh potensi aliansi yang belum pernah ada sebelumnya. Bayangkan saja, seorang mantan manipulator waktu kini berada di sisi keadilan!
Menatap Horizon Xenoverse 3: Era Baru Telah Dimulai?
Meskipun update ini secara resmi menutup seluruh alur cerita Xenoverse 2, implikasinya terhadap seri berikutnya sangatlah besar. Bandai Namco telah mengonfirmasi bahwa Dragon Ball Xenoverse 3 akan tiba pada tahun 2027, berlatar di Age 1000. Dengan Fu yang kini berada di pihak pahlawan, pertanyaan besar muncul: Apa yang akan menjadi fokus plot selanjutnya?
- Apakah Fu akan menggunakan pengetahuannya yang luas tentang garis waktu dan anomali untuk membantu Time Patrol menghadapi ancaman yang jauh lebih besar dan lebih kompleks dari sebelumnya?
- Mungkinkah ada musuh baru yang begitu kuat sehingga membutuhkan kekuatan gabungan dari pahlawan legendaris dan seorang mantan villain yang kini bertaubat?
- Atau justru, peran Fu sebagai sekutu akan membuka dimensi naratif baru yang mengeksplorasi moralitas dan konsekuensi dari perubahan masa lalu secara lebih mendalam?
Perubahan status Fu ini membuka pintu bagi narasi yang jauh lebih kompleks dan mendalam, menjanjikan kejutan yang bahkan mungkin melampaui apa yang baru saja kita saksikan di Xenoverse 2. Game yang dikembangkan oleh Dimps dan diterbitkan oleh Bandai Namco Entertainment ini, dengan Unreal Engine 4 sebagai fondasinya, telah menetapkan standar baru untuk evolusi cerita dalam waralaba Dragon Ball.
Artikel ini disusun berdasarkan laporan dari Bruno Yonezawa, seorang Gaming Senior Writer di esportivonews.com, yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalisme game. Pengalamannya selama lebih dari satu dekade memberinya perspektif unik tentang bagaimana sebuah waralaba sebesar Dragon Ball terus berevolusi, bahkan di luar ranah anime.
Akhir dari Dragon Ball Xenoverse 2 bukan hanya penutup sebuah bab, melainkan pembuka lembaran baru yang penuh potensi dan intrik. Dengan Fu di sisi pahlawan, masa depan Dragon Ball di dunia game kini jauh lebih menarik dan tidak terduga dari sebelumnya. Bersiaplah, para pejuang waktu, karena petualangan baru yang berani baru saja dimulai!







































