Morninroutine – Siapa sangka game bertema "cozy" bisa se-mengerikan ini? Saya, seorang veteran penulis game yang sudah malang melintang di dunia indie, awalnya mengira Bugsnax hanya game santai untuk mengisi waktu luang. Ternyata, anggapan itu jauh dari kenyataan. Esportivonews.com menyebutnya sebagai salah satu pengalaman horor paling tak terduga di PlayStation Plus. Dan setelah mencobanya sendiri, saya setuju.
Bugsnax, yang tersedia gratis di PlayStation Plus Games Catalog, awalnya menarik perhatian karena estetika imut dan premisnya yang konyol. Saya, sebagai penggemar berat game-game santai dan menenangkan, langsung tertarik. Bayangan saya saat itu adalah pengalaman menggemaskan dengan makhluk-makhluk imut bertema makanan. Namun, yang saya temukan adalah sesuatu yang jauh lebih mengganggu.

Bukan horor lompat-lompat atau monster pembunuh yang mengintai di setiap sudut, Bugsnax menawarkan horor yang lebih halus, yang perlahan-lahan meresap ke dalam jiwa. Kisah game ini berpusat pada "snax," makhluk-makhluk mirip serangga yang menyerupai camilan seperti keripik, soda, stroberi, dan kentang goreng. Yang membuat bulu kuduk merinding adalah, makhluk-makhluk ini juga lezat seperti makanan yang mereka tiru. Hal ini menyebabkan penduduk pulau tempat mereka tinggal—yang mirip boneka—mulai memakannya.
Permainan dimulai ketika karakter pemain, seorang jurnalis tanpa nama, pergi ke pulau tersebut untuk mencari berita. Namun, ia malah menemukan bahwa orang yang mengundangnya telah hilang, dan penduduk desa telah berpencar. Tugas pemain adalah menyatukan kembali penduduk desa dan mengungkap apa yang terjadi pada pemimpin mereka yang hilang.
Sebagian besar gameplay berputar di sekitar penggunaan berbagai alat untuk mengkatalog dan menangkap snax, yang kemudian dapat diberikan kepada berbagai karakter. Di sinilah hal-hal mulai menjadi gelap. Saat Anda memberi makan karakter-karakter ini, mereka mulai mengambil karakteristik makanan yang mereka makan. Anggota badan dan fitur mereka menjadi cacat, mengubah tangan mereka menjadi tomat, kaki mereka menjadi roti hamburger, dan telinga mereka menjadi acar.
Bayangkan desain karakter yang sudah sedikit mengganggu, lalu ditambah dengan transformasi mengerikan ini. Ini mengingatkan saya pada cerita pendek terkenal Shirley Jackson, "The Lottery": seluruh desa bertindak seolah-olah hal-hal mengerikan yang terjadi di sekitar mereka hanyalah hari Selasa biasa, sementara saya mengamati horor tubuh yang terungkap di hadapan saya dengan rasa takut yang semakin besar.
Yang lebih mengejutkan, Young Horses, pengembang Bugsnax, mengungkapkan di X bahwa game ini awalnya akan jauh lebih mengerikan. Para pemain awalnya akan "mengelupas dan membongkar tubuh mereka sebelum menyajikannya kepada teman-teman Anda!"
Apakah Anda menganggapnya lucu dan nyaman atau mengganggu dan menyeramkan, Bugsnax tetaplah game unik yang patut dicoba, terutama karena gratis di PlayStation Plus. Namun, bersiaplah untuk pengalaman yang mungkin tidak sesantai dan semanis yang Anda bayangkan. Tetapi percayalah, ini akan menyenangkan dan hampir pasti lezat. Sumber: Young Horses/X







