RE10: Pahlawan Berikutnya Bikin Fans Terbelah!

Karlina

Karlina

RE10: Pahlawan Berikutnya Bikin Fans Terbelah!

Morninroutine – Dunia game horor survival kembali bergejolak dengan sukses luar biasa Resident Evil Requiem. Rilisan terbaru Capcom ini tak hanya memuaskan dahaga para penggemar setia, tetapi juga berhasil memikat kritikus, menempatkannya sebagai salah satu judul terbaik tahun ini. Keberhasilan Requiem tak pelak lagi mengukuhkan arah seri ini ke masa depan, sekaligus memicu antusiasme tak terbendung untuk kisah-kisah selanjutnya di semesta yang penuh teror ini. Apalagi, adaptasi film garapan Zach Cregger yang menjanjikan, dijadwalkan tayang 18 September tahun ini, semakin memanaskan suasana. Wajar saja jika, meski baru beberapa bulan berlalu sejak Requiem dirilis, pikiran para gamer sudah melayang jauh ke sekuel berikutnya.

Di tengah euforia ini, sebuah pertanyaan krusial muncul dan menjadi topik hangat di berbagai forum diskusi, termasuk yang dilaporkan oleh esportivonews.com: siapa yang akan menjadi protagonis utama di game Resident Evil selanjutnya? Mengingat Requiem mengusung pendekatan dua karakter, komunitas gamer terpecah belah, masing-masing dengan argumen dan harapan yang kuat.

RE10: Pahlawan Berikutnya Bikin Fans Terbelah!
Gambar Istimewa : static0.srcdn.com

Salah satu kubu berpendapat kuat bahwa inilah saatnya bagi Claire Redfield untuk kembali ke sorotan utama. Sebuah komentar di Reddit menyoroti logika di balik ini: "Claire, karena para developer RE: Veronica pernah mengatakan alasan mereka me-remake RE4 sebelum CV adalah untuk melanjutkan kisah Leon setelah Raccoon City (RE2R -> RE4R -> RE9). Sekarang, mereka ingin melanjutkan kisah Claire setelah Raccoon City (RE2R -> RE: Veronica -> RE10)." Ini mengisyaratkan sebuah alur naratif yang terencana, memberikan Claire panggung yang layak setelah perannya di RE2 Remake.

Di sisi lain, kerinduan akan kehadiran Jill Valentine sangat terasa di kalangan penggemar. "Saya hanya ingin Jill mendapatkan sesuatu. Apa pun saat ini, Bung," ujar seorang gamer dengan frustrasi. "Dia belum muncul di game utama mana pun sejak RE5, dan bahkan di sana dia tidak bisa dimainkan. Sungguh membingungkan mengapa dia diabaikan begitu lama." Ada pula yang berharap Jill kembali bersama karakter baru, bahkan mengaitkannya dengan potensi latar Jepang, mengingat Jill memiliki darah Jepang – sebuah ide yang menarik, meskipun salah satu developer baru-baru ini sempat menepis kemungkinan latar Jepang untuk seri berikutnya.

Ada juga yang mengusulkan kombinasi veteran: "Sepertinya harus Chris dan salah satu dari Claire atau Jill. Mereka baru saja menyelesaikan trilogi game Leon. Biarkan dia beristirahat beberapa tahun sementara kita mengejar kisah karakter lain." Spekulasi ini bahkan menyusun urutan remake dan sekuel yang potensial: Code Veronica remake, diikuti RE5 remake, sebelum akhirnya RE10.

Namun, di balik semua spekulasi yang memanas ini, ada satu kenyataan yang perlu kita hadapi: Resident Evil 10 kemungkinan masih bertahun-tahun lagi. Ini bukan hal yang buruk, justru memberikan Capcom waktu untuk meramu pengalaman yang sempurna. Untungnya, kita tidak akan kekurangan konten horor survival. Kabar gembira datang dari konfirmasi remake Resident Evil – Code: Veronica, yang dijadwalkan meluncur pada tahun 2027. Kehadiran Code: Veronica Remake bukan hanya sekadar nostalgia, melainkan sebuah jembatan naratif yang krusial. Jika teori penggemar tentang kelanjutan kisah Claire benar, maka remake ini bisa menjadi fondasi kuat untuk perannya di RE10, mengisi kekosongan cerita dan menyiapkan panggung untuk petualangan barunya. Ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mengintegrasikan elemen-elemen cerita yang lebih modern dan mungkin, memperkenalkan lore baru yang akan relevan di masa depan. Sebuah penantian yang panjang memang, tetapi dengan potensi naratif yang begitu kaya, setiap detik penantian terasa sepadan.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar