Morninroutine – Para penggemar Resident Evil (RE) tengah ramai membicarakan kemungkinan remake dari Resident Evil 5 (RE5). Jika Capcom benar-benar mewujudkannya, ada satu adegan ikonik yang dianggap wajib hadir demi menjadikannya versi definitif: momen Chris Redfield meninju batu besar!
Rumor tentang remake RE5 sebenarnya sudah beredar bertahun-tahun. Setelah kesuksesan remake Resident Evil 4 (RE4) pada tahun 2023, banyak yang meyakini RE5 akan menjadi target selanjutnya, mengikuti urutan kronologis seri. Namun, para penggemar sudah memiliki ekspektasi tinggi tentang apa yang harus dan tidak boleh dimasukkan dalam remake ini.

Salah satu penggemar dengan akun X (dulu Twitter), Synth Potato, baru-baru ini menyelesaikan replay RE5 dan mengungkapkan harapannya agar adegan Chris Redfield meninju batu tetap dipertahankan. Adegan ini dianggap sebagai momen absurd yang justru menjadi ciri khas RE5.
Akankah RE5 Mendapatkan Remake?
Capcom memiliki dua pilihan menarik di depan mata. Selain RE5, ada juga spin-off populer, Code: Veronica, yang juga berpotensi untuk di-remake. Bocoran yang beredar bahkan menyebutkan bahwa remake RE5 belum dalam tahap pengerjaan, dengan Code: Veronica yang dijadwalkan rilis tahun depan.
Namun, ada juga indikasi kuat bahwa remake RE5 sedang dalam pengembangan. Bulan lalu, game ini mendapatkan peringkat dari ESRB, yang menandakan bahwa proyek tersebut sudah berjalan. Selain itu, Resident Evil Requiem sempat menampilkan referensi kepada pendiri Umbrella Corp, Oswell E. Spencer, yang jarang muncul di layar selain di RE5. Banyak yang menganggap ini sebagai pertanda bahwa Capcom berencana untuk mengembangkan karakter Spencer lebih jauh dalam remake RE5.
Adegan Batu RE5 Adalah "Puncak Fiksi"
Adegan Chris Redfield meninju batu memang konyol, tetapi justru menjadi simbol dari masa remaja franchise Resident Evil. Setelah Leon Kennedy berubah menjadi mesin one-liner dalam RE4 yang lebih berorientasi aksi, seri ini mengambil belokan tajam menjadi third-person shooter hingga Resident Evil 7 mengembalikannya ke jalur horor.
Meski RE4, RE5, dan RE6 terasa kurang cocok dengan game sebelumnya, ada beberapa elemen brilian di dalamnya. Salah satunya adalah kesenangan over-the-top dan konyol yang menghasilkan adegan Chris Redfield meninju batu.
Banyak remake modern menghilangkan kekonyolan dari materi aslinya demi nada yang lebih serius. Namun, hal ini tidak terjadi pada remake Resident Evil. Meskipun game yang lebih baru seperti Biohazard, Village, dan Requiem cenderung ke sisi horor, remake tetap mempertahankan nada tongue-in-cheek.
Keberhasilan remake Resident Evil sebagian besar disebabkan oleh kemampuan mereka menangkap semangat dari game yang mereka tiru. Hampir semua one-liner konyol Leon dipertahankan dalam RE4make, termasuk "Where’s everyone going? Bingo?"
Bahkan, Resident Evil Village secara langsung merujuk pada kegemaran Chris meninju batu. Capcom tidak menyembunyikan hal ini. Dengan elemen seperti gameplay split-protagonist di Requiem, Capcom telah membuktikan bahwa mereka tidak berniat mengubur selera humor seri ini. Sebaliknya, mereka merayakan segala sesuatu tentang Resident Evil.
Oleh karena itu, adegan Chris Redfield meninju batu tidak hanya layak muncul dalam remake RE5 di masa depan, tetapi juga menjadi suatu keharusan. Akan sangat mengecewakan jika adegan ini dihilangkan.
Kisi-kisi Menarik:
- Eksplorasi Lebih Dalam: Remake RE5 bisa memperluas cerita sampingan karakter seperti Sheva Alomar, memberikan konteks yang lebih kaya tentang latar belakang dan motivasinya.
- Musuh yang Lebih Menakutkan: Majini bisa didesain ulang dengan tampilan yang lebih mengerikan dan perilaku yang lebih cerdas, meningkatkan faktor ketegangan dalam game.
- Elemen Horor yang Ditingkatkan: Remake ini bisa menambahkan lebih banyak elemen horor psikologis, memanfaatkan suasana Afrika yang gelap dan misterius untuk menciptakan pengalaman yang lebih mencekam.
- Referensi ke Game Lain: Sisipkan referensi cerdas ke game Resident Evil lainnya, seperti Code: Veronica atau Revelations, untuk memperdalam lore dan memberikan kejutan bagi para penggemar setia.
- Akhir Alternatif: Pertimbangkan untuk menambahkan akhir alternatif yang berbeda dari game aslinya, memberikan pemain pilihan dan meningkatkan nilai replay.
Sumber: esportivonews.com






